Selasa, 04 Maret 2014

5 PILIHAN KAMERA DSLR untuk PEMULA

Banyak orang yang bingung menggunakan kamera DSLR miliknya. Padahal kamera yang digunakan termasuk canggih dengan fitur lengkap. Tentunya sebanding dengan harganya yang mahal. Ternyata kamera yang canggih terkadang lebih sulit dipahami, apalagi kalau baru pertama kalai pakai DSLR.
Kamera DSLR ada yang dibuat dan diperuntukkan untuk pemula dan tentunya dengan harga terjangkau. Bahkan harga kamera DSLR untuk pemula hampir sama dengan harga prosumer. Jadi bagi yang ingin meningkatkan kemampuan fotografi, bisa memulai memilih-milih kamera DSLR untuk pemula.
Berikut 5 pilihan kamera DSLR yang cocok untuk pemula.

1. CANON 1100d + 18-55is 

Canon EOS 1100D atau sering disebut jugan dengan Canon Rebel T3 menyasar ke pasar low end. Kamera ini cukup memuaskan terutama dalam hal kualitas hasil foto dan ISO tingginya. Ditunjang dengan sensor CMOS 12 MP dan Digic 4 yang mumpuni, soal hasil foto tentu sudah tidak diragukan. Untuk hasil foto terbaik tinggal mencari lensa yang lebih baik. Dengan harga 4-jutaan saat ini, sebuah DSLR modern dengan len.sa kit IS, bisa HD movie dan punya 9 titik AF tentu sudah tergolong best buy.
Keunggulan Canon 1100D
- Harga paling bersaing
- Cocok dengan berbagai lensa Canon EOS
- Kapasitas baterai cukup besar
- Fitur Live view yang baik (ada histogram saat live view)
- Terdapat tombol akses langsung untuk memudahkan
- Organisasi menu yang baik
- bisa bracketing (AE dan WB)
- ISO normal maksimum ISO 6400


2. NIKON D3100 + lens 18-55 VR.



Nikon D3100, yang mengalami peningkatan cukup signifikan dari pendahulunya, Nikon D3000. Inilah kamera yang memberi pengalaman berbeda kepada penggunannya di bidang fotografi. Kualitas gambar yang dihasilkan mendekati kamera khusus bagi para fotografer profesional. Yang menarik dari kamera ini adalah kemampuannya merekam gambar video dalam full HD atau high definition. D3100 merupakan kamera pertama DSLR Nikon dengan kemampuan ini.
Keunggulan Nikon D3100
- Terdapat 11 titik autofocus yang membuat gambar lebih tajam
- Resolusi yang dihasilkan mencapai 1080 piksel
- Mudah dioperasikan dan nyaman dipegang
- Kualitas hasil foto baik
- Ukuran layar LCD besar
- Fitur cukup lengkap untuk kamera kelas dasar/pemula
- Fungsi Auto ISO akurat dan dapat diandalkan
- Ada mode guide dan ilustrasi yang membantu fotografer pemula
- Kualitas badan kamera lebih baik

3. SONY    SLT A58 + lens 18-55mm




Harga Kamera DSLR Sony Alpha SLT-A58K ini sangat murah dilihat dari teknologi canggih yang dimilikinya. Dengan harga yang cukup terjangkau Sony Alpha 58 dapat memberikan kepada para pengguna hasil gambar dengan kejelasan yang tak terkalahkan dengan adanya Translucent Mirror Technology. Juga dengan hadirnya terobosan Lock-On AF, dapat menembak subjek gambar yang bergerak cepat dengan lebih presisi dan fokus secara terus menerus. Dan seiring dengan berbagai fungsi lain yang melekat pada kamera ini Anda dapat menangkap setiap moment terbaik dengan sangat mudah.
Keunggulan Sony SLT A58
- Teknologi Translucent Mirror untuk pemotretan cepat yang singkat dan autofocus yang akurat
- Sensitivitas yang lebih lebar mulai ISO 100 sampai 16000
- Fitur lock-on focus yang dapat mengunci fokus pada objek
- Auto Object Framing
- Sensor dan prosesor BIONZ menjanjikan hasil foto yang tajam dan minim noise pada ISO tinggi
- Teknologi TRILUMINOS Colour yang menampilkan hasil foto dan video hasil bidikan dengan warna yang lebih nyata ketika dihubungkan ke TV Sony Bravia

4. NIKON D3200 + lens 18-55 VR



Cocok untuk pemula yang menginginkan kamera DSLR harga terjangkau dengan resolusi tinggi dan feature perekam video yang baik. Ukuran Nikon D3200 yang kecil membuat beban jadi terasa lebih ringan, teman yang sempurna untuk pehobi foto atau perjalanan sebagai perekam kenangan yang andal. Untuk belajar, kamera ini menyediakan semua pilihan pengaturan manual dengan sistem pengoperasian yang intuitif.
Keunggulan Nikon D3200
- Kualitas foto, resolusi foto tinggi (24MP)
- Pegangan besar dan mantap
- Ada menu retouch untuk mengolah foto dan memproses file RAW
- Fitur Guide Mode yang mampu memberi kemudahan dalam pengambilan gambar yang sempurna

5. CANON 600D + 18-55mm IS




Kamera Canon EOS 600D adalah jenis kamera digital yang dikhususkan bagi pengguna pemula maupun profesional. Ukuran layar LCD pada Canon EOS 600D memiliki lebar 3 inci dengan layar filps out 175 derajat yang dapat diputar ke depan 90 derajat dan 180 derajat kebelakang, memungkinkan pengguna dapat melihat sudut rendah ataupun berbagai sudut yang bisa dilakukan penggunannya.
Keunggulan Canon 600D
- Antar muka yang ramah dan praktis digunakan
- Resolusi dan aspek rasio layar LCD baik
- Wireless flash controller
- Setting manual exposure tersedia saat merekam video
- LCD vari-angle memudahkan pengunanya untuk mengambil dari sudut pandang yang sulit



Sabtu, 01 Maret 2014

Ragam Teknik Memotret Gerak

Dalam bidang fotografi memotret gerak adalah tantangan tersendiri, karena tak mudah untuk mengabadikan obyek yang bergerak. Diperlukan pengetahuan dan skill yang memadai dalam menangkap momen gerak. Pengetahuan itu di antaranya teknik-teknik bagaimana memotret gerak.
Untuk memotret gerak (motion/movement) dapat menggunakan salah satu dari teknik berikut:
1. Teknik Freezing
Memotret obyek bergerak dengan teknik ini adalah bagaimana “membekukan” obyek pada momen bergerak yang tepat sehingga diperoleh foto yang menggambarkan gerakan.
Berikut ini adalah setting kamera untuk memotret gerak dengan teknik freezing:
- Setting manual: menggunakan speed tinggi (di atas 1/100 second), aperture (f) disetel menyesuaikan dengan kecepatan, dan ISO bisa dinaikkan (400 ke atas) atau tidak (tetap di angka 100-200) sesuai dengan selera.
- Aperture priority (mode A di kamera Nikon dan Av di kameran Canon): aperture dapat disetel sesuai dengan selera untuk menghasilkan kualitas gambar yang diinginkan, adapun speed otomatis akan menyesuaikan. Flash dapat digunakan untuk membekukan obyek.
Berikut ini adalah foto-foto gerak dengan teknik Freezing




2. Teknik Panning
Panning adalah teknik fotografi yang dilakukan untuk menangkap obyek bergerak sambil menggerakkan kamera secara paralel ke objek. Dengan menggerakkan kamera bersama-sama dengan objek, objek tetap tajam dan latar belakang menjadi kabur (blur) sebagai hasil dari gerakan.
Ada dua cara setelan kamera untuk melakukan panning:
- Set kamera ke mode shutter priority (Tv di Canon / S di Nikon) untuk mengatur kecepatan rana menjadi cukup lambat untuk menangkap gerakan tetapi tidak terlalu lambat sehingga seluruh gambar akan kabur.
- Set kamera ke mode sepenuhnya manual, menentukan kecepatan rana dan menentukan aperture sesuai dengan DoF (depth of field) yang diinginkan. Setelah keduanya diatur lalu mengatur ISO ke nilai yang sesuai untuk menerima eksposur akurat.
Untuk mencapai hasil terbaik, pilih kecepatan rana yang tepat untuk adegan tertentu, mempertimbangkan kecepatan objek dan focal length yang dipilih. Misalnya, ketika sepeda lewat 4-5 meter di depan kamera dengan lensa 24mm, shutter speed bisa antara 1/20 - 1/30 untuk hasil panning yang halus.
Cara pengambilan adalah dengan menggerakkan kamera mengikuti obyek. Ikuti obyek dengan menekan setengah tombol rana dan jika sudah berada tepat di depan mata tekan sempurna tombol rana untuk meng-capture obyek.
Berikut ini adalah foto-foto gerak dengan teknik panning:




3. Teknik Blurring
Teknik ini adalah kebalikan dari teknik panning. Memotret gerak dengan kecepatan rana cukup lambat namun tidak dengan menggerakkan kamera. Tujuan dari teknik ini adalah menangkap momen bergerak sehingga yang bergerak menjadi blur tetapi latar belakang atau ada obyek yang tidak sepenuhnya blur.
Secara teknis, caranya mirip dengan panning. Satu-satunya perbedaan adalah kamera harus tetap stabil (tidak digerakkan) saat memotret.
Berikut ini adalah foto-foto dengan teknik blurring: